Thanks For your Donation

Terimakasih atas donasi anda

give more to me

Pustaka yang melimpah

anda akan melihat berbagai pustaka dari perjalanan hidup saya, mulai dari pengalaman pendidikan, pekerjaan, pribadi dan berbagai hal terkait dengan kehidupan saya.

Akses informasi STC Sharing Dimaanapun

Situs STC-Sharing di desain sangat responsive sehingga tidak membuat anda jenuh menunggu bahkan dengan jaringan internet yang lambat

Jalin Komunikasi dengan mudah

tidak perlu menunggu lama untuk berkomunikasi dengan admin, silahkan tinggalkan komentar, admin akan segera membalas secara langsung

Showing posts with label Makalah. Show all posts
Showing posts with label Makalah. Show all posts

Monday, 21 May 2018

INTERNET PROTOCOL (IP) PADA JARINGAN KOMPUTER

INTERNET PROTOCOL (IP) PADA JARINGAN KOMPUTER

A. Pendahuluan

Internet Protocol dikembangkan pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency ( DARPA) pada tahun 1970 sebagai awal dari usaha untuk mengembangkan protokol yang dapat melakukan interkoneksi berbagai jaringan komputer yang terpisah, yang masing-masing jaringan tersebut menggunakan teknologi yang berbeda. Protokol utama yang dihasilkan proyek ini adalah Internet Protocol (IP). Riset yang sama dikembangkan pula yaitu beberapa protokol level tinggi yang didesain dapat bekerja dengan IP. Yang paling penting dari proyek tersebut adalah Transmission Control Protocol (TCP), dan semua grup protocol diganti dengan TCP/IP suite. Pertamakali TCP/IP diterapkan di ARPANET, dan mulai berkembang setelah Universitas California di Berkeley mulai menggunakan TCP/IP dengan sistem operasi UNIX. Selain Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) ini yang mengembangkan Internet Protocol, yang juga mengembangkan TCP/IP adalah Department of defense (DOD).

B. Pengalamatan IP

IP adalah standard protokol dengan nomer STD 5. Standar ini juga termasuk untuk ICMP, dan IGMP. Spesifikasi untuk IP dapat dilihat di RFC 791, 950, 919, dan 992 dengan update pada RFC 2474. IP juga termasuk dalam protokol internetworking.

Alamat IP merupakan representasi dari 32 bit bilangan unsigned biner. Ditampilkan dalam bentuk desimal dengan titik. Contoh 10.252.102.23

Alamat IP (IP Address)

Pengalamatan IP dapat di lihat di RFC 1166 – Internet Number. Untuk mengidentifikasi suatu host pada internet, maka tiap host diberi IP address, atau internet address. Apabila host tersebut tersambung dengan lebih dari 1 jaringan maka disebut multi-homed dimana memiliki 1 IP address untuk masing-masing interface. IP Address terdiri dari :

IP Address = <nomer network><nomer host>

Nomer network diatur oleh suatu badan yaitu Regional Internet Registries (RIR), yaitu :

  • American Registry for Internet Number (ARIN), bertanggung jawab untuk daerah Amerika Utara, Amerika Selatan, Karibia, dan bagian sahara dari Afrika
  • Reseaux IP Europeens (RIPE), bertanggung jawab untuk daerah Eropa, Timur Tengah dan bagian Afrika
  • Asia Pasific Network Information Center (APNIC), bertanggung jawab untuk daerah Asia Pasific

IP address merupakan 32 bit bilangan biner dimana bisa dituliskan dengan bilangan desimal dengan dibagi menjadi 4 kolom dan dipisahkan dengan titik.

Bilangan biner dari IP address 128.2.7.9 adalah :

10000000 00000010 00000111 00001001

Penggunaan IP address adalah unik, artinya tidak diperbolehkan menggunakan IP address yang sama dalam satu jaringan.

C. Pembagian Kelas Alamat IP (Class-based IP address)

Bit pertama dari alamat IP memberikan spesifikasi terhadap sisa alamat dari IP. Selain itu juga dapat memisahkan suatu alamat IP dari jaringan. Network. Alamat Network (network address) biasa disebut juga sebagai netID, sedangkan untuk alamat host (host address) biasa disebut juga sebagai hostID.

Ada 5 kelas pembagian IP address yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, kelas E, perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jaringan ini  memiliki anggota yang besar, kelas C dipakai oleh banyak jaringan, namun anggota masing-masing jaringan sangat sedkit, dikelas D dan E didefinisikan, tetapi tidak digunakan untuk penggunaan normal, di kelas D diperuntukan bagi jaringan Multicast, kelas E untuk keperluan Eksperimental

clip_image002

Gambar .1 Pembagian Kelas pada IP

Dimana :

  • Kelas A : Menggunakan 7 bit alamat network dan 24 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 27-2 (126) jaringan dengan 224-2 (16777214) host, atau lebih dari 2 juta alamat.

· Kelas B : Menggunakan 14 bit alamat network dan 16 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 214-2 (16382) jaringan dengan 216-2 (65534) host, atau sekitar 1 juga alamat.

· Kelas C : Menggunakan 21 bit alamat network dan 8 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkin adanya 221-2 (2097150) jaringan dengan 28-2 (254) host, atau sekitar setengah juta alamat.

· Kelas D : Alamat ini digunakan untuk multicast

· Kelas E : Digunakan untuk selanjutnya.

Kelas A digunakan untuk jaringan yang memiliki jumlah host yang sangat banyak. Sedangkan kelas C digunakan untuk jaringan kecil dengan jumlah host tidak sampai 254. sedangkan untuk jaringan dengan jumlah host lebih dari 254 harus menggunakan kelas B.

D. Alamat IP yang perlu diperhatikan
  • Alamat dengan semua bit = 0, digunakan untuk alamat jaringan (network address). Contoh 192.168.1.0
  • Alamat dengan semua bit = 1, digunakan untuk alamat broadcast (broadcast address). Contoh 192.168.1.255
  • Alamat loopback, alamat dengan IP 127.0.0.0 digunakan sebagai alamat loopback dari sistem lokal.

E. Internet Protocol Versi 4 (IPv4)

Pada awal perkembangan internet digunakan IPv4 yang penggunaanya masih dirasakan sampai sekarang. Alamat IPv4 merupakan sistem pengalamatan pada jaringan yang direpresentesikan dengan sederetan angaka berupa kombinasi 4 (empat) deret bilangan antara nol sampai dengan 255 (dua ratus lima puluh lima).

Pada awalnya IPv4 merupakan bilangan 32 bit yang terbagi menjadi empat segmen , sehingga masing-masing segmen memiliki sederet bilangan biner berjumlah delapan bit yang masing-masing segmen dipisahkan oleh tanda titik (.). Kemudian dari bilangan biner tersebut dikonversikan menggunakan bilangan desimal. Akan tetapi dari 32 bit tersebut tidak semuanya bisa digunakan diantaranya adalah alamat yang isinya hanya angka nol atau satu (0.0.0.0) karena alamat tersebut digunakan untuk jaringan yang tidak dikenal dan alamat yang merupakan kombinasi angka 255 semua (255.255.255.255), karena alamat tersebut digunakan sebagai alamat (Broadcast). Adapun format alamat IPv4 terdiri dari dua bagian, Network-ID (Net-ID merupakan bagian dari alamat IP yang berfungsi untuk menunjukkan jaringan tempat komputer berada) dan Host-ID {host-ID merupakan bagian dari alamat IP yang menunjukkan alamat lokal / komputernya (local, router)}.

F. Internet Protocol Versi 6 (IPv6)

Internet Protokol versi 6 (IPv6) terkadang disebut dengan nama Next Generation Internet Protocol merupakan protokol dari hasil pengembangan IPv4. penggunaan IPv6 kali pertama direkomendasikan pada tanggal 25 Juli di Toronto pada saat pertemuan Internet Engineering Task Force(IETF). Perancangan IPv6 dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengalamatan pada IP versi sebelumnya yaitu IPv4 yang saat ini memiliki panjang 32 bit dan dirasa tidak dapat menangani seluruh pengguna internet dimasa depan akibat dari pertumbuhan jaringan khususnya internet. Menurut situs economist.com mengatakan bahwa saat ini pengunaan IPv4 di jaringan internet mendekati nilai 85% dan jika perkembangan ini terus berlanjut, akan menyebabkan persediaan IPv4 akan habis pada tahun 2011.

Untuk format penulisan IPv6, address sepanjang 128 bit dibagi ke dalam 8 bagian masing-masing bagian dikonversi ke 4-digit nomor heksadesimal dan dipisahkan denga tanda titik-dua( : ) untuk tiap bagian, sedangkan panjang prefix(0-12 dipisahkan dengan tanda( / ).

IPv6 memiliki beberapa fitur dibandingkan dengan IPv4. adapun fitur yang terdapat pada IPv6 adalah :

1. Otomatisasi berbagai setting,

2. Format header baru,

3. Ruang alamat IP yang besar ,

4. Dukungan keamanan yang built-in,

5. Dukungan QoS yang lebih baik,

6. Protokol baru (neighboring node),

7. Ekstensibilitas,

G. IP Subnet

Perkembangan internet yang semakin pesat, menyebabkan penggunaan IP semakin banyak, dan jumlah IP yang tersedia semakin lama semakin habis. Selain itu untuk pengaturan jaringan juga semakin besar karena jaringannya yang semakin besar. Untuk itu perlu dilakukan “pengecilan” jaringan yaitu dengan cara membuat subnet (subneting).

Sehingga bentuk dasar dari IP berubah dengan pertambahan subnetwork atau nomer subnet, menjadi

<nomer jaringan><nomer subnet><nomer host>

Jaringan bisa dibagi menjadi beberapa jaringan kecil dengan membagi IP address dengan pembaginya yang disebut sebagai subnetmask atau biasa disebut netmask. Netmask memiliki format sama seperti IP address.

Contoh penggunaan subnetmask :

· Dengan menggunakan subnetmask 255.255.255.0, artinya jaringan kita mempunyai 28-2 (254) jumlah host.

· Dengan menggunakan subnetmask 255.255.255.240, artinya pada kolom terakhir pada subnet tersebut 240 bila dirubah menjadi biner menjadi 11110000. Bit 0 menandakan jumlah host kita, yaitu 24-2 (14) host.

H. IP Addres
IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP Address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.16.10.1.

Oleh karena protocol IP adalah protocol yang paling banyak dipakai untuk meneruskan (routing) informasi didalam jaringan komputer satu dengan lain, maka kita harus benar-benar memahami IP address ini. Namun pengertian IP address dan subnetting sering agak membingungkan pemakai. Oleh sebab itu dalam disini akan diuraikan tahap demi tahap konsep IP address tersebut dengan harapan agar anda dapat mengerti cara penggunaan nya dengan baik.

IP Address terdiri dari 2 bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat dari jaringan dan host ID menentukan dari peralatan jaringan. Oleh karena itu IP address memberikan alamat lengkap dari suatu peralatan jaringan beserta alamat jaringan dimana peralatan itu berada. Ini sama ibaratnya dengan pemberian alamat rumah dimana tempat tinggal kita berada.

I. Netmask/SubNetmask

Untuk pengelompokan pengalamatan, selain nomor IP dikenal juga netmask atau subnetmask. Yang besarnya sama dengan nomor IP yaitu 32 bit. Ada tiga pengelompokan besar subnet mask yaitu dengan dikenal, yaitu 255.0.0.0 , 255.255.0.0 dan 255.0.0.0. Pada dunia jaringan, subnetmask tersebut dikelompokkan yang disebut class dikenal tiga classyaitu:
1. Class A, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.0.0.0

2. Class B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.0

3. Class C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0

Gabungan antara IP dan Netmask inilah pengalamatan komputer dipakai. Kedua hal ini tidak bisa lepas. Jadi penulisan biasanya sbb :

IP : 202.95.151.129

Netmask : 255.255.255.0

Daftar Pustaka

Fitriawan, Helmi. 2013 . Mengenal Protocol Internet (TCP/IP).

Ibrahim, Fauzy. 2013 . Pengertian dan fungsi dari subnet mask . dikutip dari laman daring : http://fauzyibrahim.blogspot.com/2013/11/pengertian-dan-fungsi-dari-subnet-mask.html pada 29 Sepetember 2016.

Pardede, Franz. 2008 .Perbandingan IP address v.4 dan v.6. Palembang: Universitas Sriwijaya

Friday, 31 March 2017

TUTORIAL MEMBUAT WEBSITE - PENGENALAN DOMAIN, HOSTING, DAN CMS

Buat temen-temen yang ingin membuat website, mungkin anda perlu mengetahui beberapa bagian penting dalam sebuah website, untuk anda yang sudah mengetahui mungkin tulisan ini bisa menjadi pengingat kembali bagi anda, tapi bagi pemula ini bisa menjadi panduan pembuka yang lezat bagi kalian...
Dalam belajar jangan malas untuk membaca dan mengikuti prosedur yang sudah diarahin sama penulisnya entar kalau ada yang ketinggal, bisa jadi kegagalan dari proses belajar anda, okeh deeh, ini adalah bagian terpenting dalam suatu web... ada 3 bagian saja menurut saya:
  1. Domain, Apa itu domain? domain Adalah alamat dari suatu website ataupun suatu situs, domain akan menentukan alamat masing masing situs tidak sama, oleh karena itu dalam dunia internet domain ada yang mengatur yaitu dari IANA, domain pada dasarnya adalah berupa deretan angka atau dikenal dengan internet protokol (IP), misalnya 74.125.200.138 kalau anda ketikkan kolom pencarian maka yang muncul adalah google.com, karena kita tidak biasa dengan penulisan seperti itu, makanya kita butuh provider domain untuk mengkonversi kode tersebut kedalam alamat seperti google.com dll, untuk memiliki domain kita harus membelinya ketempat penjual domain, domain populer biasanya adalah yang berakhiran .com, .org, .net
  2. Hosting, apa itu hosting, hosting adalah tempat penyimpanan data-data situs anda, jadi domain tadi baru alamat saja, sedangkan hosting  adalah rumahnya, ya kalau bisa diibaratkan mirip kayak alamat rumah dan rumahnya gitu deh,..., terus bagaiman bisa mendapatkan hosting, hosting biasanya dijual juga oleh penjual domain, biasanya penjual domain juga menjual hosting, tapi dibeberapa kasus banyak orang membeli domain dan hosting di tempat berbeda, hal ini dilakukan karena mempertimbangkan segi harga, jadi beli domain paling murah dan hosting juga murah..
  3. CMS (Apa itu CMS)

    CMS (Content Management System) adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan, pembaharuan, dan publikasi content secara bersama (collaborative content management). Content mengacu pada informasi dalam bentuk teks,

Saturday, 5 November 2016

KLASIFIKASI ROBOT MENURUT RIA, JIRA, DAN AFR

KLASIFIKASI ROBOT MENURUT RIA, JIRA, DAN AFR

    Robot saat ini mengalami perkembangan yang begitu pesat dari tahun-ketahun, perkembangannya juga meluas dari segala bidang mulai dari sebagai mainan biasa, hingga robot yang bisa menggantikan pekerjaan manusia. Menurut Robotics Institute of America (RIA) robot adalah manipulator multifungsi yang dapat diprogram ulang dan dibuat untuk tujuan pemindahan material, komponen, peralatan atau merupakan alat tertentu yang dikhususkan untuk dapat bergerak sesuai program yang diberikan agar dapat melakuakan tugas tertentu.


     Dunia robotica yang terus berkembang membuat beberapa mendirika sebuah asosiasi dibidang robotika yang membahas segala yang berhubungan dengan robotika, salah satunya yaitu tentang klasifikasi robot. Beberapa asosiasi dunia telah melakukan Klasifikasi robot atau pengelompokan robot yaitu diantaranya Robotic Institute of America (RIA), Japanese Industrial Robotic Association (JIRA) dan the Association Francaise de Robotique (AFR). berikut ini adalah pengklasifikasian robot menurut ketiga asosiasi tersebut.

The Japanese Industrial Robot Association(JIRA) membagi robot menjadi enam kelas kelas sebagai berikut :
1.Manual : peralatan handling yang dilakukan oleh operator
2.Fixed Sequence Robot, robot tetap mempunyai kendali dan sifat yang tetap
3.Variable Sequence Robot dengan mudah melakukan perubahan urutannya.
4.Playback Robot, yang dapat merekam gerakan yang diinputkan untuk kemudian diulang kembali. 5.Numerical Control Robot dengan gerakan yang dapat diprogram untuk melakukan kerjaan manual. 6.Intelligent Robot , robot cerdas yang dapat memahami lingkungan dan mampu melakukan tugas rumit dengan perubahan kondisi pengoperasian. 

Saturday, 15 October 2016

makalah ETIKA PROFESI DALAM TEKNIK LISTRIK PENGUKURAN ISOLATOR



ETIKA PROFESI DALAM TEKNIK LISTRIK PENGUKURAN ISOLATOR

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat penilaian dalam tugas matakuliah etika profesi pada program studi Teknik Elektro Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta






 Disusun Oleh :
Nama            :
NIM     :

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
YOGYAKARTA
2016


Makalah Etika dan Dampak Teknologi Internet



Etika dan Dampak Teknologi Internet
Oleh:
Ade Junaidi (1300022010)

Internet merupakan suatu jaringan yang menghubungkan komputer di seluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit serta menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Internet merupakan Teknologi Komputasi yang merupakan teknologi terkuat dan paling fleksibel yang pernah dibuat, inilah yang kemudian mengubah  pola bagaimana kita bekerja, belajar, berjualan, makan, berkomunikasi, menerima perawatan medis, menghabiskan waktu luang, berperang, berteman dan menemukan cinta (Rogerson & Bynum, 1995).

MAKALAH KESELAMATAN DAN ETIKA DALAM BIDANG NANOTEKNOLOGI



KESELAMATAN DAN ETIKA DALAM BIDANG NANOTEKNOLOGI

Nanoteknologi  merupakan ilmu dan rekayasa dalam penciptaan material,pada dimensi 1 sd 100 nm, dimana ilmu ini dapat digunakan untuk pengaplikasian teknologi baru, dalam bidang keteknikan nanoteknologi diterapkan dalam banyak hal mikrochip, komputer, satelit, sensor sehingga dari segi ukuran bisa lebih kecil namun juga lebih kuat dari ukuran makronya (Asmatulu, Zhang, & Asmatulu, 2013).
Nanoteknologi juga memiliki dampak buruk bagi kehidupan terutama jika teknologi ini digunanan untuk kejahatan, potensi risiko dan manfaat dalam penerapan Nanomaterials juga membawa dampak sosial, ekonomi, kesehatan, moral, dan implikasi manusia terkait nanoteknologi terus maju. Berikut ini adalah beberapa isu etika dalam nanoteknologi.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html